Loading...

10 Perusahaan dan Lembaga Industri Hadir di FEBI UIN Said, Kurikulum Bisnis Digital serta Internship Jadi Sorotan

Diterbitkan pada 13 Mei 2026 21:49 WIB

Baca

Sukoharjo- (13/5/2026) I Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam  UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Industrial Engagement sebagai upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membahas pengembangan kurikulum Prodi Bisnis Digital yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memperkuat program magang berdampak bertajuk Internship.

Kegiatan tersebut menghadirkan 10 perusahaan dan lembaga mitra dari berbagai sektor industri, mulai dari farmasi digital, media, teknologi, pengembangan UMKM, hingga logistik. Adapun mitra yang hadir yaitu PT. Indah Medika Indonesia, Gigigo Dental, PT. Digital Media Integra Jaya, Rumah BUMN, PLUT Kota Surakarta, INAMikro, Solo Technopark, Solopos Media Group, Jawa Pos Radar Solo, serta ASPERINDO.

Acara ini dihadiri langsung oleh Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si beserta jajaran wakil dekan, serta pengelola Program Studi Bisnis Digital, yakni Kaprodi Bisnis Digital Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CCC., CIMM., dan Sekretaris Program Studi Puspa Novitasari, MM., CPSM., AWP.

Kurikulum Adaptif
Dalam forum Industrial Engagement tersebut, para pelaku industri memberikan berbagai masukan terhadap pengembangan kurikulum Bisnis Digital agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Pembahasan mencakup digital marketing, artificial intelligence, media digital, pengelolaan data bisnis, branding, penguatan startup, pengembangan UMKM berbasis teknologi, hingga kebutuhan soft skill dan kesiapan kerja lulusan.

Kaprodi Bisnis Digital, Asep Maulana Rohimat, menegaskan bahwa kurikulum perguruan tinggi harus mampu menjawab tantangan industri yang terus berkembang secara dinamis.

“Kami ingin kurikulum Prodi Bisnis Digital benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, keterlibatan praktisi dan perusahaan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan akademik,” ujarnya.

Program Internship berdampak
Selain pengembangan kurikulum, program Internship FEBI juga menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut. Para mitra industri menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program magang berdampak yang memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa melalui keterlibatan langsung di dunia profesional.

Sekretaris Prodi Bisnis Digital, Puspa Novitasari, menjelaskan bahwa program Internship dirancang bukan sekadar magang administratif, tetapi sebagai media pembelajaran berbasis pengalaman industri dan penguatan kompetensi mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa memiliki exposure langsung terhadap dunia kerja, sehingga ketika lulus mereka tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri digital,” jelasnya.

Tidak hanya sebatas diskusi, kegiatan Industrial Engagement ini juga menghasilkan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) bersama 10 perusahaan dan lembaga terkait implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelaksanaan program Internship.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang kolaboratif, inovatif, dan berbasis kebutuhan industri guna mencetak lulusan Bisnis Digital yang unggul dan kompetitif di era transformasi digital.