Loading...

Bukan Sekadar Kuliah! Prodi Bisnis Digital FEBI Siapkan Mahasiswa Masuk Dunia Industri

Diterbitkan pada 11 Mei 2026 15:08 WIB

Baca

 

Sukoharjo (11/5/2026) — Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan langkah proaktif dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri melalui kegiatan Kolaborasi Strategis FEBI bersama Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sukoharjo yang melibatkan lebih dari 30 perusahaan dan pelaku industri di wilayah Sukoharjo.

Kegiatan yang berlangsung pada 23 April 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi Prodi Bisnis Digital dalam membangun ekosistem link and match antara kampus, industri, dan pemerintah daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital, kebutuhan talenta digital, serta penguatan daya saing UMKM dan industri lokal.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, yang menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan dunia industri sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus mendorong penguatan ekosistem akademik yang adaptif terhadap perkembangan industri, transformasi digital, dan kebutuhan pasar kerja masa depan. Menurutnya, keterlibatan dunia industri dalam proses pendidikan menjadi salah satu kunci utama dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan kompetitif.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan langsung dari Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sukoharjo Setyo Aji Nugroho, SH., MH. yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kampus, dan perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan industri lokal, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja berbasis kebutuhan industri.

Komitmen Kaprodi Bisnis Digital

Ketua Program Studi Bisnis Digital, Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CCC., CIMM. menjelaskan bahwa kolaborasi industrial saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi agar mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri digital dan perkembangan teknologi.

Menurutnya, dunia industri saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga memiliki kompetensi digital seperti digital marketing, data analytics, artificial intelligence, business intelligence, hingga pengelolaan ekosistem bisnis berbasis teknologi.

“Prodi Bisnis Digital harus hadir langsung di tengah ekosistem industri. Kampus tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan perusahaan dan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi transformasi industri digital,” ujar Asep Maulana Rohimat, M.S.I, CCC., CIMM.

Dalam forum tersebut, Prodi Bisnis Digital FEBI UIN Surakarta berkomitmen dan menawarkan berbagai model kerja sama strategis kepada perusahaan, mulai dari program magang industri, MBKM, kuliah praktisi, riset bersama, digitalisasi UMKM, hingga pemetaan kebutuhan talenta digital perusahaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Laboratorium FEBI, Moh. Irsyad, yang menyampaikan pentingnya penguatan laboratorium dan praktik pembelajaran berbasis industri agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja.

Kegiatan ini juga membuka peluang pembentukan ekosistem industrial partnership yang memungkinkan mahasiswa Bisnis Digital memperoleh pengalaman langsung dalam dunia industri melalui proyek nyata (real project experience), pengembangan startup, hingga pelatihan berbasis kebutuhan perusahaan.

Dari sudut pandang bisnis digital, kolaborasi semacam ini dinilai sangat penting karena dunia usaha saat ini tengah bergerak menuju model bisnis berbasis data dan teknologi. Banyak perusahaan mulai membutuhkan dukungan dalam bidang transformasi digital, branding digital, optimalisasi marketplace, pemasaran berbasis AI, serta pengelolaan data bisnis yang lebih efektif.

Melalui forum kolaborasi tersebut, Prodi Bisnis Digital juga mendorong penguatan peran kampus sebagai pusat inovasi dan pengembangan ekonomi digital daerah. Salah satu fokus yang ditawarkan adalah pendampingan UMKM dan industri kecil menengah (IKM) Sukoharjo agar mampu naik kelas melalui digitalisasi bisnis dan pemanfaatan teknologi informasi.

Dukungan dari 30 Perusahaan 

Selain itu, keterlibatan lebih dari 30 perusahaan dalam kegiatan ini menjadi peluang besar bagi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk membangun jejaring industri yang lebih luas, sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis kebutuhan nyata masyarakat dan dunia kerja.

Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya ekosistem kerja sama berkelanjutan antara kampus, industri, dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi digital, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan industri halal dan UMKM berbasis teknologi di Kabupaten Sukoharjo.